Pemulihan Cedera Ousmane Dembele Berjalan Positif

Barcelona – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengonfirmasi Ousmane Dembele akan segera berlatih dengan Lionel Messi dan kawan-kawan. Meski begitu, sang pelatih tak akan memaksakan Dembele untuk bermain.

Sebelumnya, Ousmane Dembele harus menepi setelah mengalami cedera paha kiri ketika Barcelona bersua Getafe pada laga keempat La Liga Spanyol, di Coliseum Alfonso Perez, Sabtu (16/9/2017).

Akibat cedera tersebut, pemain asal Prancis itu dikabarkan harus absen hingga Januari 2018. Namun, saat ini, sang pemain diprediksi akan pulih lebih cepat. Bahkan, sosok 20 tahun tersebut dikabarkan dapat bermain ketika Barcelona bertamu ke markas Real Madrid pada laga La Liga, di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017).

“Pemulihan cedera Ousmane Dembele berjalan dengan baik. Kami pikir Dembele dapat segera berlatih. Namun, kami tidak akan mengambil risiko. Pada prinsipnya, kami tidak dapat memainkannya sampai setelah natal. Akan tetapi, kami akan melihat kondisinya dalam beberapa hari mendatang,” kata Valverde.

Kembalinya Ousmane Dembele akan menambah kekuatan Barcelona pada sektor sayap. Eks Borussia Dortmund tersebut dikenal memiliki kecepatan dan naluri mencetak gol yang tinggi. Selain itu, sang pemain mampu memberikan umpan yang memanjakan.

Barcelona menggelontorkan 105 juta euro (Rp 1,69 triliun) untuk memboyong Ousmane Dembele pada bursa transfer musim panas 2017. Hingga kini, sang pemain baru mendulang satu assist.

Islandia, Romantisme dengan Kroasia dan Menyambut Argentina

Satu di antara grup yang dianggap berat setelah pengundian fase grup Piala Dunia 2018 digelar pada Jumat (1/12/2017) adalah Grup D. Pada grup itu bercokol Argentina, Islandia, Nigeria, dan Krosia. Namun, Timnas Islandia tampak tenang menyongsong persaingan.

Islandia, negara terkecil yang lolos ke Piala Dunia, justru menyambut laga pertama di Piala Dunia pertama mereka, yakni melawan raksasa sepak bola dunia, Argentina, dengan senyuman.

“Anda tak akan bisa mendapat sambutan lebih baik dari ini,” kata Heimir Hallgrimsson, pelatih Timnas Islandia mengacu pada laga pertama Islandia di Piala Dunia, yang langsung bersua La Albiceleste.

Sesuai jadwal, Lionel Messi cs. sudah menanti Islandia di Stadion Spartak, Moskow, pada 16 Juni 2018.

Tak hanya mendapat “sambutan” sensasional, romantisme juga menyelimuti Strakarnir okkar. Pasalnya, Hermann Hreidarsson dkk. untuk kesekian kali bertemu Kroasia.

Pertemuan Islandia dengan Krosia di Piala Dunia 2018 jadi yang ketiga dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Cukup sering untuk duel internasional negara satu benua namun beda kawasan itu.

Pertemuan pertama saat Islandia kalah pada play-off menuju Piala Dunia 2014. Namun, tiga tahun berselang, giliran Islandia mengirim Kroasia ke jalur play-off setelah mengungguli negara pecahan Yugoslavia itu pada fase kualifikasi Grup I Zona Eropa.

“Kami seperti pasangan yang menikah,” canda Hallgrimsson setelah mengetahui tim asuhannya tergabung bersama Krosia di Piala Dunia 2018.

“Pastinya, setelah Piala Dunia kami akan meminta cerai dari Krosia,” lanjut Hallgrimsson kepada jurnalis di State Kremlin Palace, Moskow.

Pelatih 50 tahun itu menambahkan dirinya dan pemain berharap setidaknya 15 ribu fans dari total 300 ribuan penduduk Islandia, bersedia melakukan perjalanan dan mendukung mereka secara langsung di Rusia.

“Saya rasa suporter kami akan jadi bintang di Piala Dunia, mereka orang-orang yang bahagia. Mereka akan menikmati Rusia. Saya berharap kami bisa membuat mereka tetap bahagia,” kata pelatih yang juga memiliki gelar sebagai dokter gigi itu.

Tak lupa,¬†Hallgrimsson menegaskan Timnas Islandia¬†layak berada di fase 16 besar alias lolos dari penyisihan grup. “Kami layak berada di sini (Rusia) dan kami ingin lolos dari grup,” tegasnya.